Sabtu, 27 Oktober 2012

Hukum Bacaan Lam Pada Lafadz Jalalah

•Yang dimaksud dengan lafadz jalalah adalah kata ا لله
•Yang dimaksud di sini adalah huruf lam kedua.
•Cara membaca lam jalalah ada dua macam:
  • Tafkhim (تفخيم)
Cara membaca bacaan tafkhim adalah dengan bibir sedikit kemuka dan daun lidah
Di tempelkan pada langit-langit atas. bacaan tafkhim terjadi manakala lafadz jalalah
Terletak sesudah harokat fathah atau dommah. Lam jalalah dalam contoh ini harus
Di baca tafkhim.
  • Tarqiq (تر قيق)
Cara membaca  tarqiq yaitu dengan menarik bibir sedikit mundur sehingga
Menjadi agak meringis.Bacaan tarqiq manakala lafadz jalalah terletak sesudah harakat kasrah. Tetapi Huruf lam yang bukan pada lafadz jalalah, baik didahului huruf yang bertanda
Baca kasrah, fathah maupun dommah, tetap harus di baca tarqiq atau di baca
tipis
Contoh :
  • Tafkhim =   ان نصر ا لله      ا ني عبد ا لله
  • Tarqiq
1. Bukan pada lafadz jalalah = لِلَّذِيْنَ اَ مَنُوْ ا - يَا اّيُّهَا الَّذِيْنَ اَ مَنُوْ ا -- وَ لَهُ ا لْحَمْدُ
2. Khusus pada lafadz jalalah = بِسْمِ ا للهِ ِللهِ رَ بِّ ا لْعَا لَمِيْنَ وَ ِلله ِا لْحَمْدُ
Sumber : http://pelajaran-jitu.blogspot.com/2011/09/hukum-bacaan-lam.html

0 Komentar

Poskan Komentar