Qur'an Tajwid With English Transliteration

Quranflash.com dengan bangga mengumumkan rilis dari Quran dengan bahasa Inggris Transliterasi gratis untuk download, untuk membantu dalam belajar cara mengucapkan dengan benar. Anda dapat menggunakan aplikasi ini untuk membaca dan mempelajari Al-Quran online tanpa memerlukan koneksi internet.

Al-Qur'an Shamarly

Shmarly adalah cetak digunakan di Mesir, setidaknya untuk jangka waktu yang panjang. Kami menawarkan gratis salinan Quran dalam tata letak Shmarly untuk saudara kita tercinta Mesir.

Al-Qur'an Urdu

Download Al-Qur'an dalam bahasa Urdu script gratis secara gratis, hadiah untuk kita tercinta berbahasa Urdu saudara dan saudari. Anda dapat menggunakan aplikasi ini untuk membaca dan mempelajari Al-Quran online tanpa memerlukan koneksi internet.

Al-Qur'an Warsh

Download Quran dalam narasi Warsh secara gratis, untuk membaca dan belajar secara offline narasi Warsh tanpa membutuhkan koneksi internet.

Al-Qur'an Tajwid

Download Quran Tajwid secara gratis, untuk membaca dan belajar Quran offline tanpa kebutuhan untuk koneksi internet.

Tampilkan postingan dengan label Makhorijul Huruf. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Makhorijul Huruf. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 02 Juni 2012

Makhorijul Huruf

Tiap-tiap huruf hijaiyah mempunyai tempat keluarnya masing-masing dari bagian-bagian mulut tertentu. Tempat keluar huruf ini dinamakan Makhraj. Makhraj huruf ini dapat dikelompokkan atas:


  • Kelompok huruf-huruf Halqiah (Tenggorokan)

  • Kelompok huruf-huruf Lahawiyah (Tekak)

  • Kelompok huruf-huruf Syajariah (Tengah Lidah)

  • Kelompok huruf-huruf Asaliyah (Ujung Lidah)

  • Kelompok huruf-huruf Dzalaqiyah (Pinggir Lidah)

  • Kelompok huruf-huruf Nith'iyah (Langit-langit Mulut)

  • Kelompok huruf-huruf Litsawiyah (Gusi) 

  • Kelompok huruf-huruf Syafawiyah (Bibir)

  • Makharijul Huruf

    Dalam ilmu tajwid dan qiraah dikenal istilah makharijul huruf. Makharijul merupakan bentuk jamak dari kata makhraj, yang artinya tempat keluar dan al-huruf artinya huruf yang memiliki bentuk jamak al-huruufu, sehingga membentuk kata majemuk makhaarijul huruuf.
    Secara bahasa, makharijul huruf adalah tempat keluarnya huruf-huruf ketika huruf-huruf itu diucapkan. Sedangkan secara istilah, makharijul huruf adalah tempat keluarnya huruf-huruf ketika huruf tersebut dibunyikan. Ketika membaca Al-Qur’an, setiap huruf harus dibunyikan sesuai makhraj hurufnya. Kesalahan yang sering kita temukan adalah mengucapkan huruf atau makhraj huruf yang tidak sesuai dengan tempatnya, sehingga dapat menimbulkan perbedaan makna atau kesalahan arti pada bacaan yang telah dibaca. Kesalahan ini bahkan dapat menyebabkan dosa, terutama jika dilakukan dengan sengaja dan sadar.
    a.    
                  a. Pembagian Makharijul Huruf
    Terdapat perbedaan pendapat mengenai pembagian makharijul huruf. Imam Syibawaih dan Asy-Syatibhi berpendapat bahwa makhraj huruf ada 16, sedangkan menurut Imam Al-Fara ada 14 makhraj huruf. Namun, dalam kitab Ar-Raid Fi Tajwidil Qur’an, Ibnu Jazari berpendapat bahwa makhraj huruf terbagi ke dalam 17 bagian. Ini adalah pendapat yang paling kuat. Selanjutnya, ke-17 makhraj huruf ini dibagi ke dalam lima tempat, sebagai berikut :
    1.      
                Rongga Mulut (al-Jauf)
    Huruf-hurufnya adalah alif, wau, dan ya’ dalam keadaan sukun.
    2.       Tenggorokkan (Al-Halq)
    -          Tenggorokkan terdekat (Adnan Halqi)              : Kha dan Ghain
    -          Tenggorokkan tengah (Wasthul Halqi)              : ha dan ‘ain
    -          Tenggorokkan terjauh (Aqshal Halqi)                : hamzah dan Ha

    3.       Lidah (Al-Lisan)
    -          Pangkal Lidah (Aqshallisan)
    o   Dengan langit-langit belakang               : Qaf
    o   Di depan makhraj huruf Qaf                  : Kaf
    -          Tengah Lidah (Wasthullisan) dengan langit-langit tengah         : Kha, ya’ dan Syin
    -          Lidah terdekat (Adnallisan)
    o   Bertemu dengan langit-langit depan                                  : Lam
    o   Di belakang makhraj huruf Lam                                            : Nun
    o   Di belakang huruf Nun dengan memasukkan punggung lidah : Ra’
    -          Ujung Lidah (Tharfullisan)
    o   Ujung lidah dengan gusi dua gigi seri atas                        : Tha, Dal, dan Ta’
    o   Ujung lidah dengan dinding dua gigi seri atas                 : Tsa, Zha, dan Dzal.
    o   Ujung lidah diantara dua gigi seri                                         : Sin, zai, dan Shad.

    4.       Dua Bibir (Asy-Syafatain)
    -          Merapatkan bibir                                                        : Wau dan Mim
    -          Mengumpulkan/memonyongkan dua bibir     : Wau
    -          Menyentuh ujung dua gigi seri atas dengan bawah : Fa’

    5.       Rongga Hidung (Al-Khaisyum)
    -          Khaisyum yaitu huruf yang keluar dari pangkal hidung. Makhraj ini keluar satu makhraj, yaitu huruf-huruf dengung (al-ghunnah). Setidaknya ada empat tempat yang berbunyi dengung. Salah satunya adalah ghunnah musyaddadah.